Pengaruh Kebudayaan Dalam Cara Pandang Bangsa



Masalah yang dihadapi negara dalam proses Akulturasi dan Inkulturasi Budaya
Arus globalisasi telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia. Derasnya arus informasi dan telekomunikasi menimbulkan kecenderungan yang mengarah pada memudarnya nilai-nilai pelestarian budaya. Perkembangan 3T (Transportasi, Telekomunikasi, dan Teknologi) mengkibatkan berkurangnya keinginan untuk melestarikan budaya negeri sendiri. Budaya Indonesia yang dulunya ramah-tamah, gotong royong dan sopan berganti dengan budaya barat, misalnya pergaulan bebas. Indonesia merupakan salah satu bangsa yang mempunyai nilai-nilai budaya dasar yang sangat kental dan tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu dampak dari proses Akultutasi dan Inkulturasi budaya yang paling dirasakan adalah bergesernya nilai-nilai budaya lokal ke arah budaya barat.
Hal lain yang menjadi masalah bagi negara dalam proses Akultuasi dan Inkulturasi adalah rendahnya pemahaman dalam pemakaian bahasa indonesia yang baik dan benar (bahasa juga salah satu budaya bangsa).

Gaya berpakaian remaja Indonesia yang dulunya menjunjung tinggi norma kesopanan telah berubah kearah barat. Ada kecenderungan bagi remaja memakai pakaian minim dan ketat yang memamerkan bagian tubuh tertentu. Budaya ini diadopsi dari film-film maupun berbagai media lainnya yang ditransformasikan barat ke dalam masyarakat Indonesia. Peran Agama dalam menyikapi proses Akulturasi dan Akulturasi Budaya Bangsa Agama memiliki makna sebagai ajaran yang membebaskan dan memberikan pencerahan (enlightenment) kepada umat manusia. Agama hadir dalam rangka merespon masalah/sesuatu yang menyimpang dalam masyarakat. Dalam menghadapi arus globalisasi budaya, perlu adanya penguatan religiusitas/pemahaman nilai-nilai keagamaan. Agama memiliki “tanggung jawab sosial” (global responsibility) untuk menyelesaikan pelbagai problematika yang terjadi ditengah masyarakat multikultural seperti Indonesia.

Agama dalam hal ini memiliki peranan menanamkan nilai-nilai ajaran yang mengacu pada tatanan sosial dengan berpegang teguh pada nilai-nilai luhur kebudayaan. Agama dan budaya harus saling sinkron dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Sehingga pergeseran budaya yang terjadi kini dapat terminimalisir dengan adanya pemahaman dan penerapan nilai-nilai agama.

Budaya Membutuhkan Etika

Hoenderdaal menyimpulkan bahwa budaya itu bagaimanapun merupakan bagian dari kehidupan manusia, baik sebagian hal yang berharga sehingga harus dijauhi. Budaya manusia dapat menaklukan alam, tetapi budaya juga dapat merusak alam. Alam dan budaya merupakan dua kutub yang saling memerlukan dan memberikan ruang kehidupan bagi manusia.

Harapan dari adanya proses Akulturasi dan Akulturasi

Proses Akulturasi dan Inkulturasi ditengah arus globalisasi saai ini adalah yang wajar terjadi. Saling mempengaruhi adalah gejala yang wajar dalam interaksi antar masyarakat. Dalam hal ini media memiliki perananan penting untuk menstransformasikan pesan-pesan budaya. Fenomena ini tentu saja membawa dampak pada masuknya nilai-nilai budaya asing kedalam masyarakat. Budaya sebagai sarana kemajuan dan sebagai ancaman bagi manusia.

Kesimpulan

Bangsa Indonesia pada dasarnya memiliki kebudayaan yang beragam,tentu berdampak positif bagi kemajuan bangsa ini,namun dengan semakin majuna zaman kebudayaan dari luar pun masuk ke dalam bangsa ini,dengan kata lain budaya asli terpinggirkan oleh kebudayaan dari luar tentu hal ini bisa di cegah jika setiap manusia mempunyai pemahaman yang matang dan “filter” terhadap kebudayaan dari luar.

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s